Menikmati Melahirkan

Jujur saja, semakin tua usia kehamilan saya waktu itu, semakin saya panik. Ada hari di mana saya ketakutan dan berkali-kali browse di Internet mempelajari bagaimana proses melahirkan berlangsung, apa yang terjadi, apa itu pembukaan, apa itu kontraksi teratur. Itu karena saya takut. Dan dokter menyarankan untuk latihan relaksasi, nafas panjang dan konsentrasi untuk tidak melawan sakitnya, tapi justru mengikuti gelombangnya. Nah, gimana itu?

03.00
Lalu tibalah saat itu. 10 September 2011. Dua minggu lebih awal. Malam hari ketika saya harus ke toilet (seperti biasa), pukul tiga dini hari, saya kaget melihat bercak darah. Dalam hati, iya ini dia. Saya bangunkan suami saya. Kami berdua mencoba kembali tidur, karena menganggap ini bukan apa-apa. Tapi yang saya rasakan adalah mulas-mulas seperti sakit menstruasi. Dan sesuai saran bidan, saya tandai di ponsel saya jam dan menit terjadinya mulas-mulas itu. Ternyata mulas-mulas itu terjadi setiap 7-8 menit.

Continue reading

Foto Hamil

Keempat foto tersebut adalah sebagian dari foto-foto hamil saya yang dibuat mendekati tengah malam sebelum tidur. Siapa yang sangka, tidur baru tiga jam, proses melahirkan sudah dimulai, dan paginya harus langsung ke rumah sakit, siangnya Darvesh lahir.

Bagi yang sedang hamil, silakan abadikan perut cantik Anda. Dokumentasi sangat penting, percayalah. Tidak perlu jauh-jauh ke studio kalau memang kerepotan. Di rumah saja, minta tolong suami, atau orang tua, atau teman, siapa saja. Foto-foto saya ini dibikin suami sendiri, tanpa persiapan apa-apa. Dan uuuntung sekali dibikin saat itu, karena kebetulan waktu itu sedang sangat sibuk dan itu adalah satu-satunya waktu luangnya. Kalau kita lewatkan malam itu, maka saya tidak akan punya foto hamil :)

Jadi, jangan terlambat. Selamat berfoto-foto semasa hamil. Be proud of your belly! :)

-RhoMayda-

Belajar Hamil

Maksudnya bukan belajar supaya hamil (itu ngga usah belajar aja banyak yang udah tahu ya), tapi ini tentang belajar bagaimana hamil yang nyaman, yang enak, yang cerdas. Sebelum hamil, saya anggap orang hamil itu biasa-biasa saja. Begitu hamil, dunia saya jumpalitan. Mungkin pengaruh hormon, tapi juga fakta bahwa saya hamil sudah bikin saya kebingungan – apa yang terjadi di dalam tubuh saya, apa yang harus saya makan, apa yang harus dilakukan, bagaimana kalau sakit, bla bla bla. Tapi justru, pertanyaan-pertanyaan yang mungkin bodoh inilah yang membantu saya belajar bagaimana supaya kehamilan ini asik. Halah.

Tanya tanya tanya

Kalau kita hamil, apalagi untuk pertama kalinya, dan sama sekali ngga bingung, ngga ada pertanyaan di kepala, berarti ada yang salah. Makin bingung, makin bagus. Dan lebih bagus lagi kalau kebingungan-kebingungan itu kita carikan jalan keluarnya. Browse di internet, tanya ke orang tua kita, tanya tetangga, tanya semua orang. Yang paling penting, tanya ke bidan atau dokter. Semua boleh ditanyakan. It doesn’t matter how stupid our questions sound – bolehkah berhubungan seksual, mengapa perut gatal-gatal, mengapa susah tidur, apa itu kontraksi, apa warna air ketuban, apakah janin di dalam perut bisa buka mata, apa yang perlu dibawa saat mau melahirkan di rumah sakit.

Continue reading

Janin Kami

Kehamilan itu rasanya beeermacam-macam. Kehamilan yang diinginkan, pasti disambut dengan riang gembira. Haha! Tapi, reaksi berikutnya biasanya adalah khawatir, takut dan bingung. Khawatir ketika pada minggu ke-7 atau ke-8, setelah kita periksa untuk yang kedua kalinya, janin belum juga terlihat. Hanya kantung rahim saja yang membesar. Makin khawatir lagi ketika dokter tidak menemukan detak jantungnya di minggu ke-9. Saya mengalami hal yang sama. Walau begitu, sampai sekarang (minggu ke-25) syukurlah semuanya baik-baik saja :)

Ini adalah foto USG pertama kami. Usia kehamilan saya waktu itu 6 minggu. Cuma ada lingkaran hitam kecil itu. Konon, calon bayi kami baru seukuran biji beras.

Saat itu rasanya … ngga berasa apa-apa hehehe. Sama sekali. Cuma capek, tapi selebihnya ngga merasakan ada sesuatu di perut :)

Continue reading