Jujur saja, semakin tua usia kehamilan saya waktu itu, semakin saya panik. Ada hari di mana saya ketakutan dan berkali-kali browse di Internet mempelajari bagaimana proses melahirkan berlangsung, apa yang terjadi, apa itu pembukaan, apa itu kontraksi teratur. Itu karena saya takut. Dan dokter menyarankan untuk latihan relaksasi, nafas panjang dan konsentrasi untuk tidak melawan sakitnya, tapi justru mengikuti gelombangnya. Nah, gimana itu?
03.00
Lalu tibalah saat itu. 10 September 2011. Dua minggu lebih awal. Malam hari ketika saya harus ke toilet (seperti biasa), pukul tiga dini hari, saya kaget melihat bercak darah. Dalam hati, iya ini dia. Saya bangunkan suami saya. Kami berdua mencoba kembali tidur, karena menganggap ini bukan apa-apa. Tapi yang saya rasakan adalah mulas-mulas seperti sakit menstruasi. Dan sesuai saran bidan, saya tandai di ponsel saya jam dan menit terjadinya mulas-mulas itu. Ternyata mulas-mulas itu terjadi setiap 7-8 menit.




-RhoMayda-










